Senin, 27 Februari 2012

[Chapter 2] My Girlfriend is a Ghost


Author          : Choi Raeun—Ginger Choi
Rating           : PG-13
Cast                :
·        Lee Ji Eun
·        No Min Woo
Other                        :
·        Lee Jeongmin
·        Oh hayoung
·        boyfriend member
Genre            : sad, romance, school life, friendship, family

Pyong!!
HAPPY READING…




Aku berjalan menusuri jembatan di samping air terjun kecil, sangat sejuk disini, aku hanya merasakan kesejukan dan kesunyian. Hanya ada gemercik air yang menemaniku. Aku bernyanyi seenakku. Tanpa sengaja aku melihat seseorang, dia seperti sedang mengintipku. Aku berhenti bernyanyi dan meneliti bentuknya (?). Dia yeoja? Aku perlahan mendekatinya dan dia berlari kea rah hutan. Aku menyusulnya. Setelah sekian lama aku mengikutinya, aku berhenti mengatur nafasku yang terengah-engah. Dia berhenti tepat di depanku.
“Nuguseo?” tanyaku. Dia diam tak merespon apapun. Aku mendekatinya dan hendak membalikkan tubuhnya. Sedikit lagi dan..
Author pov
“HYA! NO MIN WOO!! PALLI IREONA!! KAU HARUS SEKOLAH..!” teriak eun bin.
“Heuhh?” gumam minwoo.
“Palli”  dengan langkah terburu-buru, minwoo melangkah malas kea rah kamar mandi.
===
“Hyung..!!” teriak minwoo.
“Wae?” jawab jeongmin sambil terus mengaca. Minwoo mendengus.
“Hyung, akhir akhir ini aku sering diikuti oleh makhluk halus.” Seru minwoo. Dengan cepat jeongmin meletakkan cerminnya dan menatap minwoo tak percaya.
“Jeongmal??” Tanya jeongmin sambil membelalakkan matanya tak percaya, sampai sampai matanya menonjol dan hendak keluar. #Kalimat sesudah koma sampe titik barusan jangan di anggep. LOL
“Ne. aku tak bohong. Jinchayo.. dia, yeoja!” ucap minwoo
“Geure? Yeoppo?” Tanya jeongmin sumringah
“Mollayo. Aku tak melihat wajahnya, sepertinya menyeramkan seperti hantu-hantu yang ada di film film” jawab minwoo
“Geure? Minwoo-ah hati-hati, nanti dia akan menggigit lehermu itu.” ucap jeongmin sambil menirukan gaya vampire (?)
“Hyung! Jangan bercanda” ujar minwoo kesal. Jeongmin hanya terkekeh pelan.
“hahaahhaha kidding!” jawab jeongmin.
‘Apa benar dia cantik? Aku jadi penasaran. Aku harus melakukan penelitian (?) !” batin minwoo
===
“Aku pulang..” ujar minwoo pelan. Tak ada jawaban meskipun disitu ada eunbin yang sedang menonton. Minwoo hanya menghela nafas pelan. Dengan cepat minwoo mengambil camera nya.
“Malam ini aku harus melakukannya (?) !” ucap minwoo.
“kau mau kemana?” Tanya amma nya
“Kebelet” jawab minwoo singkat.
Ammanya mengantarkan makanan kecil untuk minwoo ke kamarnya. Dibukannya pintu dan mendapatkan seorang gadis memakai dress putih tanpa lengan, rabut panjang dan kulitnya putih pucat. Gadis itu membelakanginya.
TAP TAP TAP. Suara sepatu menaiki tangga, nyonya no memalingkan wajahnya melihat siapa yang menaiki tangga. Ternyata minwoo.
“Kenapa amma disini?” Tanya minwoo
“Amma mengantarkan makanan kecil untukmu dan…yeoja chingu mu, kenapa tak di kenalkan?” jawab amma nya. Minwoo mengerutkan keningnya.
‘Yeoja chingu?’ batin minwoo heran. Dengan penasaran, minwoo memasuki kaarnya dan tak ada siapapun. Minwoo membuka lemari siapa tahu yeoja yang dianggap yeoja chingu oleh ammanya bersembunyi. Tapi tak ada siapapun.
“apa amma sudah gila? Tak ada siapapun disini.” Gumam minwoo.
“Maksudnya aku.!” Bentak seseorang yang membuat minwoo terjatuh dari ranjangnya dan membelalakan matanya lebar. Minwoo kaget dan tercengang.
“Nu..nu..nuguseyo?” Tanya minwoo tergagap. Yeoja itu duduk di ranjang minwoo dengan tenang.
“choneun.. jieun imnida, aku adalah penghuni sungai digunung yang minggu lalu kau datangi.” Jawab nya dingin.
“Peng..penghuni? maksudmu? Neo neo hantu?” Tanya minwoo
“kalau dibilang hantu, bisa iya.” Jawab jieun dingin
“Aku mohon jangan ganggu aku, kembalilah ke asalmu, jangan ganggu keluarga kami. Aku mohon, jangan makan kami, aku belum menyelesaikan remed matematika dan bahasa korea ku, hutang ku pada kwangmin belum aku bayar, aku belum menikah, bahkan aku tak punya pacar. Aku mohon..” ujar minwoo sambil bersujud dihadapan jieun. Jieun tertawa sangat kencang membuat minwoo bangkit dari duduknya dan menatap jieun bingung.
“hahahahha ternyata kau itu bodoh ya. Hahah remed matematika dan korea? Nilaimu tak tuntas? Hahaha. Dan juga.. kau tak punya pacar? Aigoo kasihan sekali nasibmu.. hhhaha” ucap jieun masih sambil tertawa kencang.
‘Mengapa dia sangat cantik waktu tertawa?’ batin minwoo
‘eh? Apa yang kau pikirkan no minwoo? Dia hantu, hantu itu jahat dan seram. Mungkin ini kedoknya..’ batin minwoo sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
“Aku tahu apa yang ada di pikiranmu itu!” ujar jieun sambil tak menunjukkan ekspresi apappun. Hanya datar dan dingin.
“Kau bisa membaca pikiranku?” Tanya minwoo polos.
“Tentu saja! Aku bisa membaca pikiran manusia, bahkan aku bisa mengabulkan keinginan nya.” Ucap jieun masih dengan nada datar.
“Jongmal??” Tanya minwoo senang
“geurom.. tapi dengan satu syarat.” Jawab jieun
“Apa itu?” Tanya minwoo
“Aku harus tinggal selama 100 hari denganmu. Dan setelah itu aku bisa mengabulkan keinginanmu. Tapi hanya satu!” jawab jieun
“Kenapa harus seratus hari? Itu terlalu lama..” keluh minwoo
“Terpaksa, karena kau manusia yang menemuiku. Aku janji, setelah seratus hari nanti, aku tak akan mengganggumu lagi, itu tak akan selamanyakan! Dan satu lagi, dikalangan manusia, hanya kaulah yang bisa melihatku. Ara!” jelas jieun.
“Ne.. araseyo. Dimulai dari hari ini?” Tanya minwoo
“Ne. kau harus janji tak boleh meninggalkanku di tempat gelap, karena jenis hantu seperti ku tak bisa melihat di tempat yang gelap.” Ujar jieun. Minwoo menghampiri jieun dan duduk di sebelahnya.
“Wae? Jenis hantu sepertimu? Memangnya kau jenis apa?” Tanya minwoo. Jieun memutar bola matanya kesal.
“Aku jenis Persia, hantu Persia tak dapat melihat dan mentalnya akan lemah di temapat gelap. Sedangkan jenis angora cenderung nakal dan tak bisa diam di waktu terang ataupun gelap.” Jelas jieun kesal
“Seperti kucng saja..” ujar minwoo sambil menahan tawa
“Dan jangan lupa, kau jangan pernah member tahu pada siapapun kalau aku ini hantu. Karena bisa saja pada suatu saat aku menyamar menjadi manusia hanya untuk kepentingan besar. Ingat itu!” ucap jieun
“Oh ya, satu lagi. Kau jangan berdekatan dengan yang namanya anjing dan kucing, karena aku selau berada di sampingmu, mereka akan menyerangku, jika kau dekat dengan seekor anjing atau kucing, mereka akan menggonggong atau mengeong (?) dan itu tandanya mereka sedang menyerangku.” Jelas jieun lagi
“Kau tak menyukai kucing dan anjing?” Tanya minwoo hean.
“Bukan tak menyukai, itu sudah ada pada takdir hantu. Sebelum aku mati, aku mempunya seekor anjing bernama Dong-Yi. Tapi dia mati karena sahabatku membawanya pergi.” Jelas jieun sedih
“Sahabatmu membunuhnya?” Tanya minwoo
“Ani, hanya dia mninggalkan Dong-Yi di taman waktu musim dingin, dia tenggelam di sebuah kolam salju yang dingin. Dan akhirnya dia meninggal..” jawab jieun sedih dan hamper menangis.
“Sekarang sahabatmu dimana? Apa dia cantik?” Tanya minwoo semangat.
“Kya! Jangan bertanya lagi! Aku capek menjawabnya!” teriak jieun. Minwoo memanyunkan bibirnya sebal.
‘Hantu cantik seperti jieun tapi sifatnya pemarah dan juga tak sopan, benar-benar bad ghost’ batin minwoo kesal.
“sudah kubilang aku bias membaca pikiranmu tahu!!” ucap jieun kesal.
“Arraseo!!” jawab minwoo.
“Minwoo-ah.. cepat makan, dan ajak yeochinmu juga..” teriak nyonya no dari bawah. Minwoo dan jieun saling berpandangan.
“Yeochin??” ucap mereka barengan.
To be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar