Cast :
· Jo Youngmin
· Lee Hyera
· Yoon MinAh
Genre : Romance, friendship, school life
Length : chaptered
Rating : PG
Genre : romance, sad
Happy reading
Author POV
TIITT sebuah klakson mobil mengagetkan youngmin. Youngmin menoleh dan mendapatkan donghyun yang sedang melambaikan tangannya. “Ayo cepat, manager sudah menunggu kita!” teriaknya. Dengan cepat youngmin mendekati donghyun dan masuk kedalam van.“Kau menemui jieun?” Tanya minwoo seperti mengintrogasi youngmin saat youngmin duduk di sebelahnya. Youngmin menolah dan mendapatkan minwoo yang menatapnya tajam. “Hanya menanyakan keadaan hyera.” Ucap youngmin santai. “Kenapa tak kau hubungi saja hyera? Kenapa kau malah menemui jieun?” Tanya minwoo. Youngmin menatap minwoo geram.“Ahh hahhaha aku tahu, kau pasti cemburu
Lee Hyera POV
Aku bersiap-siap untuk pergi ke dorm boyfriend, walaupun aku tahu ibu asrama akan memarahiku bila aku pulang telat. Tapi aku benar-benar ingin minta maaf kepada nya—bukan, aku ingin bertemu dengannya. Entah ada perasaan apa yang menyelimutiku sehingga aku menjadi rindu padanya.Aku berjalan terburu-buru kearah gerbang. Dengan hati-hati, aku menutup gerbang dan mulai menjauhi asramaku. “Hyera-ya!!” teriak seseorang, seperti seorang ahjumma. Dan suaranya tidak begitu asing untukku.“Amma” teriakku dan langsung mendekati amma dan appaku yang berada dlam mobil di dekat pintu gerbang. Aku memeluk mereka berdua senang. Saking senangnya, aku jadi lupa untuk pergi ke dorm boyfriend.“Neomu bogosipeoyo..” ucapku. “Kami juga.” Ucap appa. “Oh ya, kau mau kemana?” lanjut appa. “Ahh iya, aku harus pergi. Tapi, disini ada kalian. Gwaencanha. Aku bisa pergi lain kali. Kajja masuk” ucapku lalu mengajak mereka ke kamarku.
Yoon MinAh POV
Aku berjalan gontai menuju rumahku. Aku benar-benar bingun dengan hyera. Kenapa akhir akhir ini dia menanyakan soal youngmin? Apa dia menyukai youngmin? Bukannya dulu dia bilang kalau dia sudah mempunyai namja yang ia sukai. Lalu siapa dia? Aku harus mencari tahu namja itu.Tiba-tiba handphone ku bergetar.
[MinAh-ya.. bisa kau ke asaramaku? Disini ada orang tuaku. Mereka sudah tak sabar melihat temanku yang sangat cantik ini. Ppalli.. J]
Walaupun malas, tapi aku harus menemui hyera. Bukan karena aku ingin meliat orang tuanya, itu hanya karena aku ingin mencari tahu siapa namja yang ia suka saat ini.
Jo Youngmin POV
Aku mondar mandir di depan dorm. Mungkin sudah sekitar 30 menit yang lalu. Lama? Ya, sangat lama. Ini demi cinta, demi perempuan yang telah mencuri hatiku. Apa aku terlalu lebay?? Ya, kuakui itu.“Kemana ia??” gumamku tak jelas sambil mengetik pesan singkat dan aku kirimkan pada hyera. Sudah sekitar menit setelah aku mngirimkan pesan itu. Namun, tak ada balasan nya. Lalu aku menekan tombol dial.
Yoon MinAh POV
Aku sampai di depan asrama hyera, aku mendekati satpam dan menanyakan apakah hyera ada. Dia jawab ya. Lalu aku masuk ke kamar yang di tunjukkan si satpam.“Ini dia..” ucapku. Lalu aku mengetuk pintu kamarnya. Tak lama seorang ahjussi membukakan pintu dan aku tersenyum padanya. “Kau.. minah??” tanyanya. Aku mengangguk lalu membungkukkan badanku. Lalu dia mempersilahkanku masuk. Kulihat hyera sedang merapikan makanan.
“MinAh-ya..” ucapnya saat meliatku. Aku hanya tersenyum. “Amma, appa, ini teman terbaikku di sekolah. Namanya Yoon Min Ah. Dia cantikkan??” Tanya hyera. Aku hanya tersenyum. “Jangan berlebihan..” ucapku sambil menyenggol sikutnya. Dia terkekeh pelan. “Kau juga harus cantik seperti minah..” ucap ammanya. Aku terkekeh.Ternyata orang tua hyera baik dan ramah.
Lee hyera POV
Minah datang keasrama ku. Senag sekali. Amma dan appa sudah pulang. Aku dan minah menganarkan mereka sampai gerbang. Mereka pulang jam 9 malam. Kasihan minah, dia pasti di cari orang tuanya.“MinAh-ya..” ucapku, dia menoleh. “Kau mau pulang? Maaf merepotkanmu, aku hanya ingin memperkenalkanmu pada orang tuaku.” Ucapku menyesal.
“Gwaencanha..” ucapnya sambil menggenggam tanganku, aku memandang tangan kami lalu memandangnya yang sedang tersenyum.
“Gumawoo…” ucapu sambil memeluknya. Tiba-tiba aku ingat sesuatu, ahh iya. Handphone ku, kemana ya??
“MinAh ya? Apa kau melihat handphoneku tadi?” tanyaku saat aku melepaskan pelukan kami. Dia terlihat berfikir.
“Terakhir aku lihat di kasurmu.” Ucapnya. “Ohh” ucapku.“Aku pulang sekarang saja ya, ini sudah malam. Jaljayoo” ucap minah. Aku mengangguk lalu mengantarkannya sampai parkiran.“Sampai besok..” ucapku, dia tersenyum.
Aku masuk ke kamar dan mendapati jieun belum ada di kamar, kenapa dia belum pulang?? Kalo sampai jam 12 dia belum pulang, ibu asrama pasti mengintrograsiku. Ahh ini menyebalkan..Aku mengambil handphoneku yang ada di kasur. Ada 5 pesan, dan 3 panggilan tak terjawab.
Dari Jo youngmin, Jo Youngmin, dan Jo Youngmin?? Kenapa semuanya dari dia??
[Kau dimana?]
Apa maksudnya?? Aku lalu membuka pesan selanjutnya.
[Kau dimana? Aku pegal menunggumu!! Palli!!]
Apa ini?? Menungguku?? Menunggu apa?? Ahh iya.. aku
Jo Youngmin POV
Kami bertiga pergi kesekolah. Ahh pagi ini salju turun, walaupun sedikit. Aku memakai jaket tebal. Dingin sekali.. aku melangkah menuju kelasku. Sebelum aku masuk ke kelas, kulihat hyera dan sahabatnya sedang terawa lepas di depan kelas mereka. Aku berhenti sejenak sambil tersenyum mlihatnya tertawa. Aku senang bisa melihatnya tertawa lagi.Kulihat dia melihatku dan menyuruh sahabatnya untuk menunggu. Kulihat dia menghampiriku. Menghampiriku? Apa mungkin dia merindukanku?“Hmm youngmin-ssi, gumawoyo. Kau sudah menyelamatkanku” ucapnya malu-malu. Aku tersenyum simpul begitu mendengar dia meminta maaf. Sifatnya berubah setelah kejadian itu terjadi. Terima kasih tuhan..
“Ne, choenmaneyo.” Ucapku singkat. “Oh ya, kemarin kenapa kau mengirimkan pesan padaku? Kau menungguku?” tanyanya polos. Wajahnya yang manis dan seperti anak kecil ini selalu saja membuatku gemas. “Ne, aku menunggumu bodoh! Gara-gara kau kaki ku pegal!” ucapku agak membentaknya. Kulihat alisnya berkerut.
“Aku sudah minta maaf tadi, kau ini jahat sekali!” ucapnya sambil mengembungkan pipinya. Dia terlihat begitu menggemaskan. “Aku juga tak menyuruhmu untuk menunggu!” bentaknya lalu pergi menuju sahabatnya yang dari tadi memperhatikan kami. Aneh sekali yeoja itu, walaupun aneh, tapi aku mencintainya.
Lee Hyera POV
4 bulan berlalu begitu cepat, sekarang aku dan youngmin makin dekat. Tapi aku masih bingung dengannya. Dia bilang dia menyukaiku, tapi dia tak pernah menyatakan perasaannya padaku. Aku juga mulai menyukainya. Entahlah rasa itu tiba-tiba datang. Ini membuatku gila. Kadang dia menelponku hanya untuk menanyakan apa aku sudah makan atau belum. Itu sangat aneh, tapi aku menyukainya.
Oh iya, sebentar lagi ulang tahunku, apa di hari ulang tahunku dia akan menyatakan perasaannya padaku??“Mau kemana oppa?” tanyaku saat hyunseong oppa berhenti di sebuah taman yang sepi dan hanya ada beberapa pasangan yang berkunjung kesana. Aku menatapnya bingung, dia tersenyum padaku.“Kau suka?” tanyanya. Apa maksudnya? “Ne, ini indah” ucapku. “Duduklah” ucap hyunseong oppa. Aku pun menuruti perkataanya dan duduk di sebelahnya.
“Kau tahu? Dulu aku pernah menyatakan perasaan pada seorang yeoja yang kucintai disini, tepat disini” ucapnya. dia curhat? Padaku? Apa dia menganggapku sebagai tong sampah kegalauan nya?? Jinjja.“Dan yeoja itu menolakku dengan alas an yang tak jelas.” Lanjutnya. Aku masih tetap diam, mendengar ceritanya.
“Tapi..” ucapnya tergantung. Aku melirik ke arahnya. Dia menatapku sendu. Terlihat kedamaian di mata sipitnya. “Kuharap kali ini tidak” ucapnya. aku masih diam mematung. Apa maksudnya? Apa dia akan menyatakan perasaan nya padaku? Ahh PD sekali kau Lee Hyera.“Aku menyukaimu, apa kau mau menjadi yeoja chinguku?” Tanya nya. Aku tersentak. Otteokhae?? Aku bingung, apa yang harus aku bilang padaya?
“Oppa.. aku butuh waktu..” ucapku, aku takut dia marah. Aku hanya menunduk takut. “Aku akan menunggu jawabanmu minggu depani. Kau tahukan minggu depan ulang tahunmu?” tanyanya. Aku mengangguk setuju.“Kajja” ucapnya. aku berdiri dan hyunseong oppa mengantarkan ku pulang ke asrama.
Author POV
Hyera melangkahkan kakinya ke koridor sekolah, sepertinya dia sedang mencari sesuatu. Bukan. Tapi seseorang. Dia mencari MinAh.
“Apa kau melihat Yoon MinAh?” tanyanya pada seorang yeoja yang sedang membaca buku. Yeoja itu menggelengkan kepalanya. Berkali-kali hyera bertanya tapi tetap jawabannya sama. Tak tahu.Dia memasuki toilet dan membasuh tangannya. Dia masuk ke toile dan buang air kecil.“Kau tahu? Lee hyera itu orangnya sangat keterlaluan.” Ucap seorang yeoja. Hyera hanya mendengarkannya di balik pintu toilet. “Jinjja? Ohh menyedihkan sekali” jawab yeoja lain.
“Dia merebut namja yang disukai sahabatnya sndiri. Yoon MinAh” ucap yeoja itu. Alis hyera mengerut dan matanya memerah. “Nugu?” Tanya yeoja satu lagi. “Youngmin oppa. Jo youngmin. Ahh aku juga sangat benci pada hyera. Kenapa youngmin oppa menyukai yeoja seperti dia?” Tanya yeoja itu. Hyera membelalakkan matanya. Dia mulai terisak.Terdengar suara langkah kaki menjauh dari toilet. Hyera keluar dan membasuh mukanya. Matanya terlihat bengkak dan wajahnya kusut seperti habis dilipat. “Menyedihkan sekali kau hyera..” gumamnya..
Hyera mendapat pesan dari MinAh.
[Hyera-ya. Mianhae, aku tak bisa sekolah. Aku sedang sakit]
Hyera memasukkan kembali ponselnya kedalam saku seragamnya. Dia melangkah seraya menunduk melihat tanah. Dia melewati Youngmin-Minwoo-Kwangmin begitu saja. Youngmin hendak menyapa, tapi terlihat kesedihan di wajah hyera. Dan itu membuat tanda Tanya besar pada youngmin.
GREEPP
Hyera menoleh dan mendapati youngmin sedang menggenggaam pergelangan tangannya. Dengan malas, hyera menepis tangan youngmin dan melanjutkan perjalanannya.“Kau kenapa? Kau marah?” Tanya youngmin. Hyera mengabaikannya.
“Ya!” teriak youngmin. Lagi. Hyera mengabaikannya. Dengan cepat youngmin menarik tangan hyera dana memposisikan hyera di hadapannya.
“Diam!” teriak hyera. Youngmin mengerutkan alisnya heran. ‘
“ini semua karenamu!! MinAh membenciku karenamu!! Kau jahat!!” teriak hyera dan lalu pergi meninggalkan youngmin.
“MinAh?? Membencinya? Karenaku??” Tanya youngmin.
To be continued..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar